Pada hari Dongeng Sedunia Wali Kota Ika Puspitasari Didapuk menjadi Ratu Dongeng Sehari

Tanggal 2021-03-20 06:26:44 By admin

    Memperingati hari dongeng internasional, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto menggelar acara Mojokerto Mendongeng, di Pendopo Rumah Rakyat, Jumat (19/3/2021).

    Dalam acara tersebut, Wali Kota Mojokerto didapuk menjadi ratu dongeng sehari. Petinggi pemkot ini diberi panggung untuk mendongeng di depan puluhan pelajar perwakilan dari SDN Gedongan 1, Gedongan 2, SMPN 3, dan SMPN 9 Kota Mojokerto.

    Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bercerita asal usul kata Majapahit di hadapan puluhan siswa SD dan SMP di pendopo Rumah Rakyat Hayam Wuruk. Mendongeng spontan, membuat Ning Ita merasa bernostalgia sepuluh tahun lalu. Saat putra-putrinya masih anak-anak. Tak ada rasa canggung sedikit pun yang dirasakan ibu dua anak ini.

    Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan dilaksanakannya acara peringatan hari dongeng sedunia tahun 2021 untuk membangkitkan kembali dunia perdongengan di tengah masyarakat yang mulai luntur. metode penyampaian dongeng baik konvensial maupun teknologi digital tak ada bedanya. Terpenting habit (kebiasaan) mendongeng dalam sebuah keluarga haruslah tetap ada, hingga menjadi tradisi yang turun temurun.

    Terpenting substansi dongengnya. Dimana kita menyampaikan pesan moral kepada anak-anak melalui cerita. Sebab pesan moral lebih kuat dimemori, dibandingkan nasehat tanpa ada cerita.

    Selain mendongeng, Ning Ita bersama Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Mojokerto juga menyerahkan sejumlah penghargaan. Yakni, lukisan foto diri asli pendongeng warga Kota Mojokerto dan patung mahkota Ratu Tribhuwana Tungga Dewi ke perwakilan keluarga pendongeng almarhum Ismaniasita, dan almarhum Trio F. Rony.

    Tak hanya itu, empat pendongeng juga turut serta dalam mendongengkan kumpulan-kumpulan cerita rakyat. Yaitu, cerita Epos Ramayana oleh Aurelya Nabila Zahiyah, cerita Thak Uthak Ugel oleh Erny Mardiana, lalu Kisah si Kancil oleh Eko Bahtiar Rohman, dan Perjalanan si Nando oleh Lizmitrul Barara.

    Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan, peringatan hari dongeng sedunia menjadi salah satu agenda penting yang sudah direncanakan untuk digekar rutin tiap tahunnya dalam kegiatan DKD Kota Mojokerto.